Hari ini saya mengikuti tradisi Bali Ngaben. Dalam pemahaman saya warga awam yang tanpa membaca lontar dan sumber sumber lain, Ngaben adalah upacara pembakaran mayat yang dilakukan saat ada kematian di Bali, sebelum mayat di bakar terlebih dahulu di diamkan di rumah duka selama minimal 3 hari menurut saya ini bertujuan untuk memastikan bahwa orang itu sudah benar-benar mati. Karena menurut ilmu kedokteran manusia bisa mengalami mati suri selama beberapa hari.
Dulu tradisi ngaben tidaklah serumit sekarang, sampai saat tulisan ini dibuat upacara ngaben menghabiskan biaya minimal 3 juta rupiah serta melibatkan lebih dari 30orang, menurut saya ini tidak efektif dan efisien di zaman sekarang saat faktor ekonomi menjadi hal yang sangat penting. Namun tradisi pembakaran mayat ini sangat hemat tempat sebab hampir tidak ada mayat yang ditanam. Jadi tidak akan terjadi pelebaran kuburan bila terjadi banyak kematian.
Ada banyak versi tentang definisi upacara ngaben, Anda bisa cari sendiri namun tetap harus di saring menggunakan logika, akal sehat dan hati nurani. Ngaben versi saya ya ini, dan ada dilema saat kerjaan banyak atau ada janji penting yang waktu nya bersamaan dengan upacara adat ngaben ini, mana yang harus saya dahulukan.
0 comments:
Post a Comment